TANAH LONGSOR DI KERINCI CAPAI 39 TITIK
KERINCI JAMBI – Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci terus menangani banjir dan longsor. Setidaknya tercatat ada 39 titik daerah yang mengalami longsor menyebabkan jalan umum tidak dapat dilewati bahkan sejumlah rumah warga juga terancam ambrol.

Maya Novfebri Handayani Kepala Dinas PUPR Kerinci mengatakan, dari hasil laporan lapangan tercatat 39 titik longsor, sampai saat ini pihak PUPR Kerinci masih terus bekerja dengan menggunakan alat berat. (Selasa, 2/1/2024).
“Sebagian besar pemerintah daerah sudah berhasil menyelesaikan daerah yang mengalami longsor. Permasalahan di lapangan yang terjadi setelah ditangani, longsor kembali terjadi karena kondisi tanah sangat labil” ujar Maya Novfebri Handayani.
Sebagaimana diketahui, banjir dan longsor di Kabupaten Kerinci dipicu akibat tingginya curah hujan, yang menyebabkan sebagian wilayah terendam air, bahkan merusak fasilitas umum.
Setidaknya, akibat dari banjir dan longsor di Kerinci bersamaan dengan Tahun Baru 2024, telah menelan 2 orang korban jiwa anak-anak dan orang dewasa.
Disamping itu, Pemerintah Daerah juga telah mendirikan Posko Penanganan Darurat Banjir dna Longsor di Kantor Kecamatan Air Hangat. Pemerintah Daerah Kerinci juga sudah mendirikan Dapur Umum untuk membantu warga terdampak, selain manyalurkan bantuan yang dibutuhkan warga. (*Red)



