Selasa, Juli 14, 2026

WASPADAI PROVINSI JAMBI, DIAPIT DUA WILAYAH PREVALENSI TINGGI KASUS NARKOBA DI INDONESIA

Informasi Publik

KERINCI JAMBI – Kasus narkoba di Indonesia terus mengalami peningkatan sehingga menjadi perhatian Presiden RI Jokowi untuk penanganannya secara ekstra ordeneri. Kondisi ini tergambar dari kasus-kasus narkoba termasuk di Provinsi Jambi dimana akhir-akhir BNN berhasil mengamankan 10 kg jenis sabu, 5000 ekstasi dengan total senilai Rp 14 M, sementara Polda Jambi mengamankan 7 kg.

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Provinsi Jambi, BNN Provinsi Jambi menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Program dan Kebijakan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba Tahun 2023 yang dihadiri seluruh Kaban Kesbangpol se-Provinsi Jambi, Rektor Perguruan Tinggi, MUI, Lembaga Adat Melayu Jambi dengan narasumber Direktur Narkoba Polda Jambi Kombes Thomas Panji Susbandari dan Kaban Kesbangpol Provinsi Jambi Apani Saharuddin.

Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Wisnu Handoko, S.I.K., M.M  dalam dalam kesempatan acara Sinkronisasi Program dan Kebijakan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba Tahun 2023 tersebut mengatakan saat ini Pemerintah sedang menyusun regulasi penanganan narkoba karena kasus narkoba di Indonesia semakin meningkat. Sebagaimana diketahui sata ini terdapat 130 jenis narkoba dan 123 sudah beredar di Indonesia.

“Di Indonesia terdapat 10 wilayah Provinsi dengan prevensi tinggi kasus besar, diantaranya Sumatera Utara, Jawa Tengah, Lampung. Sementara Provinsi Jambi berada diantara Sumut dengan Lampung, sehingga secara geografis menjadi rawan peredaran narkoba itu sendiri” ungkap Kepala BNN Prov Jambi. (*Red)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Rakor Forum Pembauran Kebangsaan, Suku-Suku Yang Ada Di Kerinci Siap Dilibatkan Dalam Agenda Pemerintah Daerah

KERINCI JAMBI - FPK atau disebut Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Kerinci menggelar Rapat Koordinasi pada Rabu tanggal 10 Desember...

Artikel Terkait